Duniaindustri.com (Mei 2026) — PT TIMAH (Persero) Tbk (TINS) mencetak kinerja impresif pada awal 2026, seiring masih tingginya harga komoditas timah dan dominasi penjualan ekspor yang bermargin tebal. Emiten bagian dari MIND ID tersebut mencatat laba bersih Rp1,5 triliun, naik tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp117 miliar.
Pendapatan perseroan tumbuh 160,5 persen dari Rp2,10 triliun menjadi Rp5,47 triliun. Lonjakan pendapatan tersebut ditopang oleh kenaikan volume penjualan sekaligus harga jual rata-rata (ASP) logam timah. Selain itu, profitabilitas juga ikut terterek naik. EBITDA melejit 450,84 persen menjadi Rp2,1 triliun. Laba usaha tercatat sebesar Rp1,88 triliun, meningkat dari sebelumnya Rp150 miliar. Adapun laba bersih mencapai Rp1,5 triliun, setara 595 persen dari target awal Rp252 miliar untuk kuartal I-2026.
Posisi keuangan perseroan juga solid, tercermin dari sejumlah rasio seperti Quick Ratio 105,1 persen, Current Ratio 276,1 persen, Debt to Asset Ratio 6,9 persen, dan Debt to Equity Ratio 10,6 persen. “Pada kuartal I-2026, perseroan membukukan kinerja keuangan yang solid, ditopang oleh pencapaian kinerja operasional yang cukup signifikan serta konsistensi strategi optimalisasi dan efisiensi berkelanjutan di seluruh lini bisnis, sehingga perseroan berhasil melampaui target laba yang telah ditetapkan,” ujar Direktur Utama TIMAH, Restu Widiyantoro dalam keterangan resmi.
Harga rata-rata timah global melonjak seiring mengetatnya pasokan. Harga rata-rata logam timah Cash Settlement Price London Metal Exchange (LME) di kuartal I-2026 mencapai USD48.679,68 per metrik ton, meningkat 35 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar USD31.804,37 per metrik ton.
Dari sisi permintaan, struktur konsumsi timah menunjukkan perbaikan yang positif. Sekitar 50 persen permintaan ditopang oleh segmen solder yang terintegrasi dengan industrisemi konduktor dan elektronik. Prospek segmen ini tetap kuat, didorong oleh tren struktural jangka panjang seperti akselerasi kecerdasan buatan (AI), ekspansi pusat data, pengembangan penyimpanan energi, dan peningkatan investasi pada infrastruktur kelistrikan.
Pada kuartal I-2026, TIMAH mencatat penjualan logam timah yang didominasi oleh pasar ekspor sebesar 97 persen, sementara penjualan domestik sebesar 3 persen. Adapun enam negara tujuan ekspor utama meliputi China 48 persen, India 11 persen, Korea Selatan 10 persen, Italia 6 persen, Singapura 5 persen, dan Belanda 4 persen.(*/tim redaksi 09)
Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 321 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di siniDatabase Riset Data Spesifik Lainnya:
- Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 321 database, klik di sini
- Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
- Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
- Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
- Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
- Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
- Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
- Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
- Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
- Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
- Butuh copywriter specialist, klik di sini
- Butuh content provider (online branding), klik di sini
- Butuh market report dan market research, klik di sini
- Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
- Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini
Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik
Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”
Atau simak video berikut ini:
Contoh testimoni hasil survei daerah:





Dunia Industri Pionir Berita dan Komunitas Industri Indonesia


