Duniaindustri.com (April 2026) — Bank Indonesia (BI) menyatakan bahwa kinerja Lapangan Usaha (LU) industri pengolahan pada triwulan I 2026 menunjukkan tren yang positif dengan indeks Prompt Manufacturing Index Bank Indonesia (PMI-BI) mencapai 52,03 persen.
Direktur Departemen Komunikasi BI, Anton Pitono menegaskan angka PMI-BI ini lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya sebesar 51,86 persen yang sekaligus menandakan fase ekspansi berlanjut. Peningkatan didorong oleh komponen volume persediaan barang jadi, volume produksi, dan volume total pesanan yang seluruhnya berada pada fase ekspansi.
“Berdasarkan sub lapangan usaha (Sub-LU) juga mencatatkan ekspansi, dengan indeks tertinggi pada industri kertas dan barang dari kertas, percetakan dan reproduksi media rekaman, industri kulit dan alas kaki, serta industri makanan dan minuman,’ demikian tulis Anton dalam keterangannya, kemarin.
Memasuki triwulan II 2026, PMI-BI diperkirakan meningkat menjadi 52,26 persen dengan tetap ditopang oleh produksi, persediaan barang jadi, dan pesanan total. Mayoritas Sub-LU diperkirakan melanjutkan tren ekspansi, dengan indeks tertinggi pada industri furnitur, industri kulit dan alas kaki, serta industri makanan dan minuman.(*/tim redaksi 09)
Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 324 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di siniDatabase Riset Data Spesifik Lainnya:
- Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 324 database, klik di sini
- Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
- Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
- Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
- Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
- Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
- Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
- Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
- Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
- Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
- Butuh copywriter specialist, klik di sini
- Butuh content provider (online branding), klik di sini
- Butuh market report dan market research, klik di sini
- Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
- Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini
Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik
Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”
Atau simak video berikut ini:
Contoh testimoni hasil survei daerah:





Dunia Industri Pionir Berita dan Komunitas Industri Indonesia


