Latest News
You are here: Home | World | Anak Usaha Eramet Hentikan Produksi Bijih Nikel Pasca Kuota Penambangan Dipangkas
Anak Usaha Eramet Hentikan Produksi Bijih Nikel Pasca Kuota Penambangan Dipangkas

Anak Usaha Eramet Hentikan Produksi Bijih Nikel Pasca Kuota Penambangan Dipangkas

Duniaindustri.com (Juni 2026) — Anak perusahaan Eramet, perusahaan pertambangan dan metalurgi multinasional asal Prancis, di Indonesia menghentikan produksi bijih nikel setelah keputusan pemerintah menurunkan kuota penambangan 2026 sebesar 70% dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi itu membuat operasi perusahaan tidak dapat berlanjut.

CEO Eramet Jerome Baudelet menjelaskan Weda Bay Nickel, usaha patungan Eramet dengan Tsingshan Group asal China dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), awalnya menerima izin produksi sebesar 12 juta metrik ton basah tahun ini, turun dari 42 juta ton yang diproduksi pada 2025. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mengendalikan pasokan dan mendukung harga nikel di pasar.

“Kuota penambangan kami sudah habis, jadi sekarang kami sedang berdiskusi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral untuk mendapatkan perpanjangan izin,” ujar Baudelet kepada awak media di sela-sela konferensi industri.
Produksi dihentikan sejak akhir Mei, sementara perusahaan telah mengurangi jumlah tenaga kerja dan memasuki fase pemeliharaan fasilitas.

Baudelet menjelaskan bahwa revisi kuota penambangan, yang dikenal sebagai Rencana Kerja dan Anggaran Biaya ( RKAB ), biasanya dilakukan sebelum akhir Juli setiap tahun. “Kami memproduksi 42 juta ton tahun lalu, jadi jelas kami bisa mengajukan jumlah yang sama,” papar dia, menekankan bahwa keputusan akhir tetap berada di tangan pemerintah.

“Kami hanya berharap pemerintah akan memberi kami cukup pasokan agar kami dapat mempertahankan operasi,” kata Baudelet.

Jika kuota tambahan tidak diberikan, pasokan nikel dari Weda Bay Nickel bisa berkurang hingga 30 juta ton, yang sebelumnya menyumbang sekitar sepertiga dari total 120 juta ton bijih nikel yang diolah di Indonesia Weda Bay Industrial Park ( IWIP ), salah satu pusat produksi nikel terbesar di Indonesia.

“Kalau produksi dipotong dan tidak diberikan perpanjangan, impor dari Filipina akan meningkat tajam karena pasokan bijih nikel di IWIP tidak mencukupi, yang akan berdampak pada biaya tinggi,” tutur Baudelet.(*/berbagai sumber/tim redaksi 09)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 321 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 321 database, klik di sini
  • Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini

Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik

Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”

Atau simak video berikut ini:

Contoh testimoni hasil survei daerah:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top