Duniaindustri.com (September 2026) — Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, menjelaskan bahwa penerapan mandat biodiesel B50 diproyeksikan menghemat devisa negara sekitar Rp170 triliun pada 2026 melalui penghentian impor solar senilai 18 juta kiloliter, sekaligus menambah tenaga kerja hingga 2,1 juta orang di seluruh Indonesia.
Dengan langkah itu, Indonesia mampu menghentikan impor solar sekitar 18 juta kiloliter (setara 310.000 barel per hari). Sejauh ini penyaluran B50 di 94 % SPBU (6.050 dari 6.412), dengan cakupan hanya 65% di Maluku dan Papua.
Mandatori B50 menghentikan impor solar sebesar 18 juta kiloliter dengan mewajibkan campuran biodiesel 50 % di semua SPBU. Kebijakan ini memaksa penggunaan biodiesel berbahan baku nabati domestik, sehingga kebutuhan bahan bakar fosil impor berkurang secara signifikan.
Volume impor yang sebelumnya mencapai 18 juta KL-setara 310.000 barel per hari-tidak lagi dibutuhkan setelah penerapan standar tersebut. Penghentian tersebut langsung mengalihkan beban pembelian luar negeri ke produksi dalam negeri, mengurangi tekanan pada neraca pembayaran. Dengan demikian, industri pengolahan minyak nabati mendapatkan stimulus produksi, sementara perusahaan energi dapat mengoptimalkan kapasitas domestik
Penghematan devisa sebesar Rp170 triliun memperkuat posisi keuangan negara pada 2026. Karena tidak ada lagi pembayaran untuk impor solar, kas devisa tidak terserap, sehingga cadangan tetap tinggi. Angka tersebut berasal dari perkiraan pengurangan impor solar 18 juta kiloliter. Cadangan devisa yang lebih besar dapat menurunkan kebutuhan pinjaman luar negeri dan memberi ruang fiskal untuk investasi publik. Hal ini juga menurunkan beban defisit transaksi berjalan, meningkatkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi Indonesia.
Penyaluran B50 telah mencapai 94 % dari total SPBU di Indonesia, namun cakupan di Maluku dan Papua masih hanya sekitar 65 %. Penyebaran bahan baku nabati lebih lancar di pulau Jawa dan Sumatra, sementara stok B40 yang masih melimpah menghambat transisi di wilayah timur. Direktur Utama Pertamina, Mars Ega Legowo Putra, mencatat bahwa 6.050 SPBU menyalurkan B50, menyisakan 362 SPBU yang masih menggunakan B40. Kekurangan ini mengindikasikan potensi penurunan efisiensi energi di daerah tersebut dan menyoroti perlunya peningkatan distribusi logistik. Upaya pemerintah untuk mempercepat distribusi dan mengurangi stok B40 diharapkan meningkatkan penetrasi B50 secara merata di seluruh kepulauan.(*/berbagai sumber/tim redaksi 09)
Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 328 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di siniDatabase Riset Data Spesifik Lainnya:
- Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 328 database, klik di sini
- Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
- Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
- Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
- Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
- Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
- Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
- Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
- Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
- Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
- Butuh copywriter specialist, klik di sini
- Butuh content provider (online branding), klik di sini
- Butuh market report dan market research, klik di sini
- Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
- Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini
Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik
Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”
Atau simak video berikut ini:
Contoh testimoni hasil survei daerah:





Dunia Industri Pionir Berita dan Komunitas Industri Indonesia


