Duniaindustri.com (Agustus 2026) — PT Hasnur Internasional Shipping Tbk memulai penerapan bahan bakar biodiesel B50 secara bertahap pada empat tugboat miliknya sejak Agustus 2026, dengan rencana memperluas penggunaan ke total 24 kapal untuk mendukung ketahanan energi nasional.
Penggunaan B50 sudah diterapkan pada empat tugboat: TB Hasnur 18, TB Hasnur 21, Hasnur 23, dan TB Hasnur 01. Hasnur Shipping menargetkan penerapan biodiesel B50 pada 24 tugboat dalam jangka menengah. Implementasi dimulai pada Agustus 2026 dan dilengkapi dengan pemantauan rutin kondisi mesin serta sistem bahan bakar. Perusahaan juga mengoperasikan panel surya pada lima armada sebagai sumber listrik alternatif saat bersandar.
Hasnur Shipping memilih biodiesel B50 karena kebijakan Pemerintah yang mewajibkan pencampuran 50 % biodiesel dalam solar serta untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Keputusan ini selaras dengan Peraturan Menteri ESDM No. 4/2025 dan Keputusan Menteri No. 257/K/EK.01/MEM.E/2026 yang menetapkan standar mutu bahan bakar nabati, sehingga perusahaan melihat peluang untuk berkontribusi pada agenda energi berkelanjutan. Dengan menargetkan 24 tugboat, Hasnur Shipping berupaya menyesuaikan operasi kapal secara luas, yang berarti peningkatan penggunaan bahan bakar ramah lingkungan akan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil tradisional.
Implementasi biodiesel B50 di Hasnur Shipping dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan empat tugboat pada Agustus 2026. Perusahaan menilai ketersediaan pasokan serta kesesuaian bahan bakar dengan karakteristik mesin sebelum memperluas penerapan. Proses monitoring meliputi pemeriksaan rutin kondisi mesin dan sistem bahan bakar, serta penerapan standar internal yang telah ditetapkan, sehingga operasional tetap andal. Pendekatan ini memastikan bahwa ekspansi ke 24 tugboat ke depan dapat dilakukan tanpa mengganggu kinerja operasional, sekaligus memberikan jaminan kualitas dan keamanan bahan bakar.
Penggunaan biodiesel B50 bersamaan dengan panel surya pada lima armada meningkatkan efisiensi energi serta menurunkan jejak karbon sektor pelayaran. Kombinasi bahan bakar nabati dan energi surya memperkuat pasokan energi domestik dan mengurangi emisi CO2, mendukung target pemerintah untuk mengurangi intensitas karbon. Dengan memperluas B50 ke 24 tugboat, HAIS berkontribusi pada upaya nasional mengurangi impor bahan bakar fosil, sekaligus mempromosikan praktik operasional yang lebih ramah lingkungan. Dampak tersebut berarti peningkatan keandalan energi bagi industri logistik maritim serta contoh positif bagi pelaku industri lain yang ingin beralih ke solusi energi berkelanjutan.(*/berbagai sumber/tim redaksi 09)
Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 328 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di siniDatabase Riset Data Spesifik Lainnya:
- Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 328 database, klik di sini
- Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
- Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
- Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
- Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
- Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
- Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
- Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
- Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
- Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
- Butuh copywriter specialist, klik di sini
- Butuh content provider (online branding), klik di sini
- Butuh market report dan market research, klik di sini
- Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
- Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini
Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik
Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”
Atau simak video berikut ini:
Contoh testimoni hasil survei daerah:





Dunia Industri Pionir Berita dan Komunitas Industri Indonesia


