Duniaindustri.com (Oktober 2026) — Sekretaris Eksekutif Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Septian Hario Seto, memperkirakan nilai ekspor nikel Indonesia akan mencapai sekitar US$40 miliar pada akhir 2026, ketika volume produksi turun 3,8%.Pasalnya, penurunan volume nikel sebesar 3,8 % memicu pengendalian pasokan yang meningkatkan harga jual, sehingga nilai ekspor naik hampir 17%.
Pengendalian produksi memungkinkan Indonesia mengatur supply global, yang kini menguasai sekitar 65-66 % dari total produksi dunia pada 2025. Data menunjukkan nilai ekspor telah mencapai US$25-26 miliar hingga Agustus 2026, melampaui nilai sebelumnya dan menegaskan peran nikel sebagai kontributor ekspor terbesar, melampaui CPO dan batu bara.
Akibatnya, meski output fisik turun, pendapatan dari ekspor tetap meningkat, memberikan kontribusi signifikan pada neraca perdagangan negara. Direktur Pembinaan Pengusahaan Mineral Kementerian ESDM, Cecep Mochammad Yasin, menegaskan bahwa harga nikel diperkirakan akan stabil di kisaran US$17.000 per ton hingga akhir tahun 2026, meski terdapat tekanan stok internasional hampir 500.000 ton.
Stabilitas harga ini mendukung penerimaan negara dari sektor minerba, yang pada 31 Agustus 2026 mencapai Rp 21 triliun hanya dari nikel, naik dari Rp 10 triliun tahun sebelumnya. Secara keseluruhan, PNBP mineral dan batuan bara telah mencapai Rp 108 triliun hingga akhir Agustus, hampir 160 % dari target tahunan. Oleh karena itu, harga nikel yang tetap tinggi memungkinkan pemerintah memperoleh pendapatan yang solid meskipun volume produksi menurun.
Seto memperingatkan bahwa ekspansi kapasitas fasilitas high pressure acid leaching ( HPAL ) yang belum terkendali dapat menimbulkan kelebihan pasokan, menekan harga nikel di pasar internasional. Ia menekankan pentingnya pengendalian produksi melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya ( RKAB ) untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan global. Jika kapasitas HPAL melebihi kebutuhan dunia, harga dapat turun, mengurangi nilai ekspor dan pendapatan negara meskipun Indonesia masih memegang pangsa pasar yang besar. Oleh karena itu, kebijakan produksi yang selektif menjadi kunci untuk mempertahankan harga yang menguntungkan.(*/berbagai sumber/tim redaksi 09)
Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:
Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 329 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di siniDatabase Riset Data Spesifik Lainnya:
- Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 329 database, klik di sini
- Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
- Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
- Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
- Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
- Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
- Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
- Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
- Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
- Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
- Butuh copywriter specialist, klik di sini
- Butuh content provider (online branding), klik di sini
- Butuh market report dan market research, klik di sini
- Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
- Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini
Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik
Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”
Atau simak video berikut ini:
Contoh testimoni hasil survei daerah:





Fitur Baru:

Duniaindustri.com layanan digital database customer B2B
Dunia Industri Pionir Berita dan Komunitas Industri Indonesia


