Latest News
You are here: Home | Otomotif | Motor Listrik Tanpa Insentif di 2026
Motor Listrik Tanpa Insentif di 2026

Motor Listrik Tanpa Insentif di 2026

Duniaindustri.com (Januari 2026) — Pemerintah memastikan tidak akan memberikan insentif penjualan kendaraan sepeda motor listrik pada 2026. Kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi fiskal negara sekaligus memberikan kepastian bagi pasar otomotif nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa insentif motor listrik memang tidak diajukan tahun ini. “Motor listrik tidak ada insentif tahun ini. Tidak diajukan,” ujar Agus, kemarin.

Agus menjelaskan, pemerintah perlu menimbang kekuatan fiskal negara serta biaya dan manfaat dari setiap kebijakan insentif yang diberikan. Dengan keterbatasan ruang fiskal, pemerintah memilih memprioritaskan sektor dan kebijakan yang dinilai memberikan manfaat ekonomi paling besar.

“Tahun ini, kemungkinan besar pemerintah belum menyiapkan insentif motor listrik. Pertimbangannya adalah kita memahami kekuatan fiskal kita seperti apa, dan mana yang manfaatnya paling tinggi bagi perekonomian,” terangnya.

Menurut Agus, kepastian kebijakan ini juga bertujuan menghindari spekulasi di pasar, sehingga pelaku industri dan konsumen dapat mengambil keputusan dengan lebih jelas. “Kami sampaikan supaya tidak ada spekulasi, sehingga pasar bisa segera bergerak. Ada strategi jangka pendek dan jangka panjang. Untuk motor listrik ini bagian dari long term strategy. Tahun 2027 mungkin nanti kita siapkan,” terang Menperin Agus Gumiwang.

Sebelumnya, Pemerintah telah memberikan berbagai kebijakan insentif untuk mendorong pengembangan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Untuk konsumen langsung, pemberian insentif di antaranya berupa PPnBM nol persen, pajak daerah maksimum 10 persen, uang muka minimum nol persen, serta tingkat bunga yang rendah.

Selanjutnya, untuk industri manufaktur diberikan tax holiday, tax allowance, dan super tax deduction untuk riset dan pengembangan. Kemudian untuk menguatkan berbagai dukungan ini, Kemenkeu menetapkan tarif khusus Bea Masuk nol persen untuk kendaraan bermotor yang diimpor dalam kondisi tidak utuh dan tidak lengkap (Incompletely Knocked Down/IKD).

Insentif ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor PMK-13/MK.010/2022 tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 6/PMK.010/2017 tentang Penetapan Sistem Klasifikasi Barang dan Pembebanan Tarif Bea Masuk atas Barang Impor yang ditetapkan tanggal 22 Februari 2022.(*/tim redaksi 09/berbagai sumber)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 317 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 317 database, klik di sini
  • Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini

Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik

Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”

Atau simak video berikut ini:

Contoh testimoni hasil survei daerah:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top