Latest News
You are here: Home | Elektronik | Impor Semikonduktor Melonjak Dua Kali Lipat hingga US$ 4,87 Miliar
Impor Semikonduktor Melonjak Dua Kali Lipat hingga US$ 4,87 Miliar

Impor Semikonduktor Melonjak Dua Kali Lipat hingga US$ 4,87 Miliar

Duniaindustri.com (Januari 2026) — Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat fondasi pengembangan industri semikonduktor nasional sebagai bagian dari strategi jangka panjang peningkatan daya saing industri manufaktur Indonesia. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan ekosistem semikonduktor yang terintegrasi, dengan menempatkan pengembangan desain chip dan sumber daya manusia (SDM) sebagai fokus utama pada tahap awal.

Industri semikonduktor memiliki peran strategis sebagai penopang bagi berbagai sektor prioritas, mulai dari elektronika, otomotif, telekomunikasi, energi, hingga transformasi digital. Kebutuhan nasional terhadap komponen semikonduktor terus meningkat seiring dengan tingginya aktivitas industri hilir.

Pada sektor elektronik, produksi ponsel nasional berada di kisaran 30–60 juta unit per tahun, sementara kebutuhan laptop ditargetkan mencapai 1,57 juta unit pada 2026. Di sektor otomotif, produksi kendaraan bermotor Indonesia pada 2025 tercatat sebanyak 803.867 unit, termasuk kendaraan listrik dan hybrid yang memiliki kandungan semikonduktor hingga tiga kali lebih besar dibandingkan kendaraan konvensional.

“Pengembangan industri semikonduktor nasional tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan ditempuh melalui pendekatan bertahap dan realistis dengan menempatkan pengembangan talenta dan desain chip sebagai langkah utama pada tahap awal,” kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, kemarin.

Hingga saat ini, Indonesia telah memiliki sejumlah fondasi penting dalam ekosistem semikonduktor, antara lain fasilitas perakitan dan pengujian semikonduktor yang telah masuk dalam global value chain, perusahaan desain integrated circuit, serta basis industri hilir seperti Electronic Manufacturing Services (EMS), Original Equipment Manufacturer (OEM), dan industri otomotif nasional.

Namun demikian, Menperin menyoroti tingginya ketergantungan impor semikonduktor sebagai tantangan strategis bagi ketahanan industri nasional. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai impor semikonduktor Indonesia meningkat hampir dua kali lipat, dari USD 2,33 miliar pada 2020 menjadi USD 4,87 miliar pada periode Januari–November 2025, seiring meningkatnya kebutuhan industri nasional terhadap komponen strategis tersebut.

“Tingginya ketergantungan impor semikonduktor menjadi sinyal penting bagi ketahanan industri nasional. Kondisi ini perlu direspons melalui penguatan ekosistem dalam negeri, khususnya pada aspek desain chip dan pengembangan kekayaan intelektual, sebagai fondasi awal kemandirian teknologi,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari strategi pengembangan tersebut, Kemenperin telah menetapkan roadmap pengembangan industri semikonduktor nasional dengan visi menjadikan Indonesia berperan aktif dalam rantai pasok global.

Roadmap ini mencakup penguatan empat pilar utama, yaitu material, desain, fabrikasi (front end), serta assembly, testing, dan packaging (back end), yang didukung oleh pengembangan SDM, riset dan inovasi, infrastruktur, serta kebijakan industri yang kondusif.

“Roadmap pengembangan semikonduktor nasional menegaskan komitmen pemerintah untuk tidak hanya mengejar investasi, tetapi juga menciptakan nilai tambah nasional, memperkuat kemandirian teknologi, serta memastikan Indonesia terintegrasi secara berkelanjutan dalam ekosistem semikonduktor dunia,” papar Menperin.

Dalam rangka mendukung implementasi kebijakan tersebut, pembentukan Indonesia Chip Design Collaborative Center (ICDEC) menjadi langkah strategis penguatan ekosistem desain semikonduktor nasional. Inisiatif yang diprakarsai Kementerian Perindustrian bersama PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) dan para pakar desain chip dari 13 universitas ini membentuk organisasi nonprofit sebagai fondasi penguatan kapasitas nasional, serta berperan sebagai simpul kolaborasi pemerintah, industri, dan akademisi dengan dukungan 16 perguruan tinggi mitra.

ISS 2026 menjadi momentum strategis untuk memperkuat kolaborasi global, alih teknologi, dan peningkatan kapasitas industri semikonduktor nasional. Kementerian Perindustrian menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam memperkuat daya saing industri manufaktur serta meningkatkan peran Indonesia dalam rantai pasok global.(*/tim redaksi 09)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 317 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 317 database, klik di sini
  • Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini

Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik

Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”

Atau simak video berikut ini:

Contoh testimoni hasil survei daerah:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top