Latest News
You are here: Home | Elektronik | Dua Perusahaan Panel Surya Lokal Dikenai BM Tambahan di AS, Angkanya Fantastis
Dua Perusahaan Panel Surya Lokal Dikenai BM Tambahan di AS, Angkanya Fantastis

Dua Perusahaan Panel Surya Lokal Dikenai BM Tambahan di AS, Angkanya Fantastis

Duniaindustri.com (Februari 2026) — Pemerintah Amerika Serikat menetapkan bea masuk tambahan (countervailing duties) terhadap impor sel dan panel surya dari Indonesia, sebagai upaya untuk melawan subsidi yang dinilai tidak adil dan merugikan industri domestik. Langkah serupa juga diterapkan terhadap produk asal India dan Laos.

Departemen Perdagangan AS menyatakan perusahaan di ketiga negara tersebut menerima dukungan pemerintah yang membuat produk mereka lebih kompetitif dibandingkan produk dalam negeri. Keputusan ini sejalan dengan tuntutan produsen panel surya AS yang menganggap impor murah dari Asia telah mengganggu pasar, dikutip dari media setempat, Rabu (25/2) pagi WIB.

Berdasarkan dokumen resmi, tarif subsidi yang ditetapkan mencapai 125,87% untuk impor dari India, 104,38% dari Indonesia, dan 80,67% dari Laos. Ketiga negara tersebut menyumbang sekitar USD4,5 miliar impor panel surya ke Amerika pada tahun lalu, atau sekitar dua pertiga dari total impor sepanjang 2025. Kebijakan tarif AS sebelumnya juga telah berdampak besar terhadap perdagangan global, di mana impor dari Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Kamboja anjlok setelah dikenai tarif tinggi dalam kasus serupa.

Langkah ini merupakan bagian awal dari proses investigasi perdagangan yang diajukan oleh kelompok industri domestik tahun lalu. Departemen Perdagangan dijadwalkan mengeluarkan keputusan lanjutan bulan depan terkait dugaan praktik dumping, yakni penjualan produk di bawah biaya produksi.
Kelompok penggugat, Alliance for American Solar Manufacturing and Trade, yang beranggotakan perusahaan seperti Hanwha Qcells, First Solar, dan Mission Solar, menyambut positif keputusan tersebut.

Kuasa hukum kelompok tersebut, Tim Brightbill, menyebut langkah ini sebagai upaya penting untuk memulihkan persaingan yang adil. Dia menegaskan, investasi besar yang digelontorkan industri domestik untuk membangun kapasitas produksi tidak akan berhasil jika impor bersubsidi terus menekan pasar.

Selain tarif umum, pemerintah AS juga menetapkan tarif spesifik bagi sejumlah perusahaan, termasuk 125,87% untuk Mundra Solar di India, 143,3% bagi PT Blue Sky Solar dan 85,99% untuk PT REC Solar Energy di Indonesia, serta 80,67% untuk Solarspace Technology Sole Co dan Vietnam Sunergy Joint Stock Company di Laos.(*/berbagai sumber/tim redaksi 09)

Mari Simak Coverage Riset Data Spesifik Duniaindustri.com:

Market database
Manufacturing data
Market research data
Market leader data
Market investigation
Market observation
Market intelligence
Monitoring data
Market Survey/Company Survey
Multisource compilation data
Market domestic data
Market export data
Market impor data
Market directory database
Competitor profilling
Market distribution data
Company database/directory
Mapping competition trend
Profiling competitor strategy
Market data analysist
Historical data
Time series data
Tabulation data
Factory directory database
Market segmentation data
Market entry strategy analysist
Big data processor AI (data scarapping multi platform)
Financial Modeling/Feasibility Study
Price trend analysist
Data business intelligence
Customized Direktori Database

* Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 320 database, klik di sini
** Butuh competitor intelligence, klik di sini
*** Butuh copywriter specialist, klik di sini
**** Butuh content provider (branding online), klik di sini
***** Butuh jasa medsos campaign, klik di sini

Database Riset Data Spesifik Lainnya:

  • Butuh data spesifik atau riset pasar, total ada 320 database, klik di sini
  • Butuh 28 Kumpulan Database Otomotif, klik di sini
  • Butuh 18 Kumpulan Riset Data Kelapa Sawit, klik di sini
  • Butuh 20 Kumpulan Data Semen dan Beton, klik di sini
  • Butuh 21 Kumpulan Riset Data Baja, klik di sini
  • Butuh 15 Kumpulan Data Transportasi dan Infrastruktur, klik di sini
  • Butuh 17 Kumpulan Data Makanan dan Minuman, klik di sini
  • Butuh 9 Kumpulan Market Analysis Industri Kimia, klik di sini
  • Butuh 7 Kumpulan Data Persaingan Pasar Kosmetik, klik di sini
  • Butuh competitor intelligence ataupun riset khusus (survei & observasi), klik di sini
  • Butuh copywriter specialist, klik di sini
  • Butuh content provider (online branding), klik di sini
  • Butuh market report dan market research, klik di sini
  • Butuh perusahaan konsultan marketing dan penjualan, klik di sini
  • Butuh menjaring konsumen korporasi dengan fitur customize direktori database perusahaan, klik di sini

Duniaindustri Line Up:

detektif industri pencarian data spesifik

Portofolio lainnya:

Buku “Rahasia Sukses Marketing, Direktori 2.552 Perusahaan Industri”

Atau simak video berikut ini:

Contoh testimoni hasil survei daerah:

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Scroll To Top